Saturday, April 5, 2025
HomeDestinasiAntisipasi Penyebaran Covid-19, Beginilah Gaya Liburan Outdoor di Negeri Paman Sam

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Beginilah Gaya Liburan Outdoor di Negeri Paman Sam

Apakah aman ketika kembali berpiknik ketika cuaca menjadi lebih hangat di masa pandemi ini? Jawabannya adalah ya, tetapi dengan beberapa peringatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak. Sebab di cuaca yang menjadi lebih hangat saat ini, banyak negara yang mulai membuka penguncian mereka.

Baca juga: Bioskop Drive-In Solusi Hiburan di Era Covid-19, Mungkinkah Bakal Hadir Lagi di Indonesia?

Bahkan beberapa diantaranya sudah membuka ruang publik seperti pantai, kolam renang, bumi perkemahan dan taman. Tetapi Anda tidak boleh berharap menikmati ruang publik seperti sebelum pandemi. Dilansir KabarPenumpang.com dari bustle.com (2/7/2020), Taman Nasional Yosemite, California telah dibuka untuk umum setelah penutupan selama dua bulan.

Namun meski sudah dibuka, semua layanan komersial di taman akan ditutup sehingga pengunjung perlu membawa makanan, minuman dan persediaan lainnya sendiri. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) sampai saat ini masih merekomendasi orang-orang untuk menjaga jarak sosial dan menggunakan masker ketika jarak sosial tidak memungkinkan.

“Masalahnya adalah jika Anda berada di luar, duduk bersama seseorang selama sepuluh menit atau lebih. Semakin lama Anda duduk bersama meski menjaga jarak, semakin banyak partikel virus yang mampu melewati semua rintangan untuk menginfeksi Anda,” kata Dr. Jessie Abbate, seorang ahli biologi penyakit menular dari Virginia.

Abbate merekomendasikan, untuk tetap menjaga jarak dari satu atau dua kelompok orang yang konsisten berkumpul dengan Anda.

“Ingat, ketika kamu makan siang dengan satu teman, kamu juga akan makan siang dengan virus dari semua orang yang mereka temua dalam dua minggu terakhir,” katanya.

Abbate mengatakan, berkumpul di luar adalah yang paling aman meski marginnya sangat kecil. Untuk diketahui, awal penelitian menunjukkan bahwa risiko tertular virus corona saat berada di luar ruangan lebih rendah tetapi itu tidak menghilangkan risiko penularan sama sekali.

“Virus ini tidak ada, itu tidak melambat dengan sendirinya. Semakin sedikit hal-hal berisiko yang Anda lakukan, dan tetangga Anda lakukan, semakin lama Anda bisa mendorong gelombang kedua tindakan tinggal di rumah,” jelas Abbate.

Pedoman CDC untuk taman dan fasilitas rekreasi mencantumkan tempat tinggal di rumah jika Anda merasa tidak enak badan sebagai salah satu hal penting yang perlu diingat ketika berkumpul di luar ruangan. Beberapa gejala-gejala tersebut termasuk demam, batuk, sesak napas, kelelahan, atau kehilangan rasa atau bau, selain itu, Anda harus terus menutupi batuk dan bersin, mencuci tangan, dan menghindari menyentuh wajah dengan tangan yang tidak dicuci.

Baca juga: Hiburan di Musim Covid-19, Train To Busan “Peninsula” Raup $147 Ribu Pada Penayangan di Singapura

Mematuhi pedoman ini mungkin tampak aneh atau tidak nyaman, tetapi Anda tahu apa yang lebih buruk daripada tidak nyaman? Memiliki dan menyebarkan virus corona. Nikmat alam bebas, piknik bersama sekelompok teman terbatas, tetapi ingatlah untuk tetap aman.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru