Sunday, April 6, 2025
HomeBus dalam kotaID Buzz EV, VW Combi Bertenaga Listrik dari Baterai

ID Buzz EV, VW Combi Bertenaga Listrik dari Baterai

ID Buzz EV Microbus dengan dengan platfom VW Combi merupakan konsep yang diluncurkan VolksWagen (VW) tahun 2017 lalu. Saat ini konsep tersebut sudah dalam proses produksi dan model yang menginspirasinya masih menggunakan bahan bakar minyak untuk berjalan.

Baca juga: Volkswagen SEDRIC School Bus, Kendaraan Otonom dengan Balutan “Bus Sekolah”

ID Buzz EV Microbus ini juga adalah gagasan membuat penggerak emisi nol dan bukanlah hal baru yang dibuat oleh VW. Sebab, perusahaan asal Jerman tersebut sudah mulai berekperimen dengan beberapa prototipe listrik sejak tahun 1970-an silam.

(www.autoblog.com)

Dirangkum KabarPenumpang.com dari laman autoblog.com (20/2/2020), hal ini kemudian membuat VW menemukan beberapa prototipe yang tersisa dan pernah dibuat 48 tahun lalu. Bahkan dengan beberapa prototipe tersisa ini, pihak VW akan menyoroti bagian yang tidak jelas dari masa lalu pada Maret 2020 ini.

Saat ini, VW mulai meneliti cara-cara listrik bisa tersambung ke model Beetle dan Bus tahun 1970 lalu. VW bahkan mendirikan sub-dvisi dalam departemen tekniknya dan menugaskan pengembangan powertrain listrik yang dapat menggantikan flat-empat berpendingin udara yang mendukung kedua model.

Bisa dikatakan, tugas ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, sebab tak satu pun kendaraan yang dirancang dengan kemasan baterai besar. Bus yang luas lebih lurus ke depan untuk dikonversi daripada Beetle.

Setelah memperkenalkan prototipe berbasis Bus pertama di Hanover Trade Fair 1972, VW mulai membangun model dalam jumlah yang sangat terbatas dan meletakkannya di tangan kotamadya untuk pengujian dunia nyata. Contoh yang baru saja bergabung dengan koleksi warisan perusahaan dibangun pada tahun 1972, dan pertama kali terdaftar pada tahun 1978 ke kota Divisi Saluran Air Berlin.

Pejabat kota mendirikan stasiun bertukar baterai di distrik Tiergarten di mana mekanik dapat mengeluarkan baterai yang habis dan menggantinya dengan unit baterai yang terisi penuh dalam waktu sekitar lima menit. Lembar spesifikasi mengungkapkan seberapa jauh teknologi listrik telah muncul sejak tahun 1970-an.

Bus menggunakan paket baterai 21,6 kilowatt per jam yang menghasilkan jarak sekitar 53 mil. Motor listrik Bosch yang dikembangkannya mengembangkan hingga 43 horsepower, meskipun outputnya stabil di 21, bersama dengan torsi 118 pon-kaki.

Spesifikasi ini sangat ketinggalan zaman pada tahun 2020, namun powertrain sangat inovatif untuk era ini, bahkan menampilkan sistem pemulihan energi kinetik yang menendang ketika pengemudi menginjak rem. Tidak ada yang pernah menyebut saham VW Bus cepat, tetapi prototipe listrik membawa kelambatan ke tingkat yang baru.

Beratnya hampir 4800 pound, dibandingkan dengan sekitar 2.600 untuk model flat-four-powered, sehingga kehabisan tenaga sekitar 46 mph. VW mencatat bahwa itu dapat diterima karena tidak dirancang untuk penggunaan jalan raya.

Prototipe Bus listrik akan berjemur di bawah lampu terang di acara Techno Classica, sebuah acara yang didedikasikan untuk mobil klasik, yang berlangsung di Essen, Jerman, pada akhir Maret. Kemudian akan bergabung dengan armada model klasik VW, yang juga mencakup Bus serupa yang dilengkapi dengan turbin gas 75 horsepower eksperimental.

Baca juga: Lebih Fleksibel dan Ramah Digital, Volkswagen Rilis Logo Baru

Ini bukan untuk dijual, dan begitu juga model Volkswagen yang baru saja dirubah dengan baru-baru ini dilengkapi dengan drivetrain e-Golf, tetapi varian pengangkutan orang dan kargo dari konsep ID Buzz dijadwalkan memasuki produksi di Jerman pada tahun 2022.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru