Polisi melihat pelanggaran tapi tak memberikan surat tilang pada si pelanggar? Ya, inilah yang dilakukan sebuah robot polisi lalu lintas yang tengah beredar di Bandara Changi Singapura yang sedang dalam masa uji coba. Robot berwarna oranye dan hitam ini adalah milik Certis yang merupakan penyedia layanan keamanan di Bandara Changi.
Baca juga: Setelah X-Ray, Kini Giliran Robot Patroli Hadir di Stasiun MRT Singapura
Robot setinggi satu meter ini terlihat dengan tulisan Traffic Enforcement in Progress. Saat melakukan tugasnya, robot tersebut berhenti dan mengarahkan kameranya ke mobil yang tengah menunggu di area yang tak seharusnya digunakan untuk parkir atau hanya menurunkan dan menaikkan penumpang dan robot itu memflash tanda “Tidak Ada Parkir”.
Dilansir KabarPenumpang.com dari laman straitstimes.com (4/6/2019), robot ini sendiri memiliki tugas melakukan patroli tetapi tidak mengeluarkan surat peringatan atau tilang.
“Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk menata kembali konsep baru dalam operasi keamanan canggih, Certis telah melakukan uji coba di Bandara Changi dalam dua minggu terakhir,” ujar seorang juru bicara Certis.
Juru bicara itu menambahkan, robot tersebut dijalankan secara otonom dan membantu untuk menghadirkan arus lalu lintas yang lancar. Bahkan jika memungkinkan, robot tersebut akan mengambil beberapa bagian tugas dari petugas Certis sehingga bisa diperbantukan ditugas lainnya.
Wakil presiden senior perencanaan perusahaan, komunikasi kelompok dan pemasaran, Tan Toi Chia mengatakan, di Bandara Changi memiliki empat ribu staf dan pemanfaatan teknologi sangat penting. Di Pusat Operasi Terpadu Certis di Terminal 2, misalnya, jaringan ribuan kamera membantu staf mengawasi 24/7 di terminal penumpang, perimeter bandara dan Airport Boulevard.
“Bahkan ketika teknologi terus berkembang dan robot melakukan beberapa fungsi keamanan, “sentuhan manusia akan selalu diperlukan”, ujar Tan.
“Teknologi akan membantu kita melakukan sesuatu dengan lebih baik, lebih cepat dan lebih efektif, tetapi itu tidak akan pernah menggantikan manusia 100 persen,” katanya.
Uji coba robot adalah inisiatif terbaru di Bandara Changi yang telah beralih ke teknologi untuk beroperasi lebih efisien dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja. Di semua operasi, mulai dari check in penumpang hingga penanganan bagasi dan kargo, serta layanan pembersihan, teknologi dan sistem baru telah diluncurkan dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Terminal 4 Bandara Changi Kini Dilengkapi 14 Pemindai Tubuh dengan Teknologi X-CT Scan
Misalnya, lebih dari tujuh dari sepuluh penumpang yang berangkat sekarang memiliki akses ke prakarsa Changi’s Fast and Seamless Travel. Ini memungkinkan mereka untuk memilih check in mandiri, penandaan tas, dan naik.