Kabar baik bagi Anda yang selama ini gemar filateli, karena PT KAI baru saja meluncurkan prangko seri kereta api. Tidak berjalan sendiri, PT KAI turut menggandeng PT Pos Indonesia, Perum Peruri, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam merilis prangko seri kereta api kedua ini. Diketahui, prangko seri kereta api pertama diterbitkan pada tahun 1968 silam. Adapun salah satu dari prangko yang diluncurkan pada tanggal 29 September kemarin ini bergambarkan LRT Palembang.
Baca Juga: Tak Terasa Sudah 150 Tahun Sistem Perkeretaapian Belanda di Indonesia
Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman tempo.co (2/10/2018), adapun prangko yang diluncurkan bertepatan dengan puncak perayaan ulang tahun PT KAI ke 73 ini memiliki dua varian – satu bergambar LRT Palembang, dan satunya lagi bergambar Rail Clinic Generasi 4.
“Prangko ini memberikan gambaran baru inovasi dari Kereta Api yang ada,” ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro.
Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Rail Clinic merupakan layanan PT KAI khusus untuk meningkatkan pelayanan kesehatan warga yang tinggal di sekitaran lintasan jalur kereta.
“Masyarakat bisa mendapat pelayanan kesehatan baik pemeriksaan dan perawatan kesehatan secara gratis. Sehingga untuk inovasi ini dibuatkan perangko untuk itu,” tandas Edi.
Sementara untuk LRT Palembang sendiri, dipilih PT KAI untuk menjadi model utama dari prangko varian kedua karena dinilai akan mengubah wajah perkeretaapian Indonesia di masa yang akan datang.
“LRT Palembang ini adalah LRT pertama yang menggunakan top trail, energinya datang dari bawah, bukan dari kabel di atasnya,” pungkasnya.
Menambahkan pernyataan Edi, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan era baru perkeretaapian Indonesia ini ditandai dengan hadirnya LRT Palembang.
“Saat ini loko diesel akan menjadi LRT, (dengan teknologi) self-propel, dia berjalan sendiri pakai listrik,” terang Fajar.
Baca Juga: PT Len Gandeng Thales Kembangkan Sistem Sinyal Kereta Api Indonesia
“Sebentar lagi bergerak di Jabotabek. Dan kami harapkan nanti di kota-kota besar yang lain. Makanya saya bilang ini era baru. Kami harapkan ke depannya kereta api menjadi angkutan massal yang betul-betul bisa diandalkan,” tandasnya.
Sekedar informasi, dua varian prangko ini akan dicetak perdana sebanyak 100 ribu lembar full sheet. Ayo para filatelis, jangan sampai kehabisan ya!