Kejelian menangkap peluang bisnis berhasil diperlihatkan berikut ini. Uber, layanan transportasi berbasis online memberikan diskon pada pelanggannya baik yang baru maupun yang sudah lama. Namun diskon ini bukan bertajuk promo, melainkan upaya dukungan Uber yang dilakukan saat 19 stasiun MRT di Jalur Timur-Barat dan Utara-Selatan (EWNSL) akan ditutup untuk pemeliharaan jalur SMRT (Singapore MRT) setelah terjadinya dua kereta yang bertabrakan di stasiun Joo Koon bulan lalu.
Baca juga: Faraday Cage Selamatkan MRT Singapura Saat Tersambar Petir
Penutupan ke 19 stasiun tersebut dilakukan per 10 Desember sampai 17 Desember 2017, KabarPenumpang.com melansir dari laman todayonline.com (8/12/2017), mendapatkan bahwa pihak Uber mengatakan, pada hari Jumat pengguna bisa menggunakan kode MRT3OFF untuk menghemat biaya S$3 pada dua perjalanan dengan menggunakan Uberpool di hari minggu untuk pengguna lama. Sedangkan pengguna baru bisa menggunakan kode MRT8OFF untuk mendapatkan S$8 saat menggunakan Uberpool atau UberX pada hari yang sama.
Kedua kode promosi ini hanya bisa digunakan jika Anda sebagai penumpang berada di stasiun MRT yang ditutup. Diketahui stasiun MRT yang tutup terbentang dari Tuas West, Bukit Gombak sampai Outram. Kode promo yang diberikan oleh Uber ini berlaku sejak pukul 06.00 sampai tengah malam.
“Kami memperpanjang diskon untuk pengguna yang mungkin memerlukan pilihan transportasi alternatif di daerah yang terkena dampak pada hari Minggu ini,” kata seorang juru bicara Uber.
Namun, untuk kode promo ini, pihak Uber tidak mengatakan apakah akan diberikan juga pada 17 Desember 2017 saat 19 stasiun tersebut tutup. Tak hanya itu, Grab memberikan pemberitahuan kepada pengguna pada hari Kamis dimana mereka mempromosikan layanan penyewaan mobil, tetapi tidak menawarkan diskon untuk pengguna yang terdampak penutupan 19 stasiun MRT.
“Kami telah berbagi pengingat dengan mitra pengemudi kami dan mendorong mereka untuk melayani daerah-daerah yang terkena dampak. Sementara sistem pemantauan lalu lintas real time Grab’s akan memungkinkan kami mendeteksi dan meramalkan area dengan permintaan penumpang yang banyak. Hal ini akan memungkinkan kami untuk mengingatkan pengemudi agar menuju ke daerah terdampak sesegera mungkin dan memudahkan permintaan,” ujar juru bicara Grab.
Otoritas Transportasi Darat Singapura (LTA) mengumumkan pada awal November bahwa tanggal 8 sampai 31 Desember 2017 stasiun EWL dari Tiong Bahru ke Tuas Link dan dua stasiun NSL yakni Bukit Gombak akan ditutup sekitar satu jam lebih awal di jam 11 malam. Atas percepatan penutupan ini, sekitar 20 ribu sampai 30 ribu penumpang diperkirakan akan terpengaruh dengan percepatan penutupan ini.
Karena penutupan ini, pihak SMRT memperluas layanan bus dekat stasiun terdampak agar penumpang memiliki transportasi alternatif. Operator Kereta juga akan menyediakan layanan bus antar jemput yang akan menggarahkan empat rute utama yakni dari Tuas Link ke Joo Koon, Joo Koon ke Jurong East, Jurong East ke Outram dan Jurong East ke Choa Chu Kang.
Layanan antar-jemput ini hanya beroperasi dari pukul 5 pagi sampai 8 pagi pada hari dimana stasiun dibuka kemudian, dan dari jam 11 malam sampai sekitar 2.30 pagi pada hari di mana stasiun diperkirakan akan ditutup lebih awal. Pada tanggal 10 dan 17 Desember, layanan antar-jemput ini akan beroperasi sepanjang hari.
Baca juga: MRT Singapura Tabrakan (Lagi), Mengingatkan Insiden 24 Tahun Lalu
Layanan antar-jemput diharapkan beroperasi pada frekuensi sekitar tiga sampai lima menit selama periode puncak, dan lima sampai sepuluh menit selama periode di luar puncak. Para penumpang harus membayar layanan ini, yang akan mengikuti struktur tarif yang sama seperti kereta api.