Pesawat bisa dibilang salah satu moda transportasi paling canggih di dunia. Mengoperasikannya pun tentu tidak mudah. Pilot setidaknya dihadapi dengan ratusan atau mungkin ribuan tombol atau panel di kokpit yang seluruhnya penting.
Baca juga: (Video) Pilot Buka Jendela Kokpit Saat Pesawat di Udara! Seketika, Ini yang Terjadi
Tetapi, dari ratusan atau ribuan tombol di kokpit, jika dirinci lebih dalam, memang tak semua tombol tergolong penting. Bisa dibilang, hanya ada 10 tombol terpenting di kokpit. Apa itu? Dilansir The Points Guy, berikut daftar 10 tombol paling penting di kokpit.
1. Autopilot disconnect
Fitur autopilot diakui atau tidak sangat membantu pilot saat menerbangkan pesawat. Ketika lepas landas dan mendarat, pilot mengambil kendali penuh pesawat. Saat cruising di udara, pilot menyerahkan tugasnya ke fitur ini.
Tetapi, jika terjadi sesuatu, pilot harus cepat mengambil kendali penuh pesawat. Sebelum itu, pilot harus menekan tombol autopilot disconnect. Tanpa menekan tombol itu, pesawat tidak bisa berada di bawah kendali penuh pilot.
2. Passenger oxygen
Tombol passenger oxygen atau oksigen penumpang memang jarang ditekan. Tetapi, keberadannya sangat penting, terutama saat emergency di ketinggian 43 ribu kaki. Saat kabin kehilangan tekanan atau kegagalan tekanan kabin (dekompresi eksplosif), otomatis masker oksigen akan turun dari atas kursi penumpang.
Tetapi, itu saja tidak cukup. Pilot wajib menekan tombol oksigen penumpang berjaga-jaga andai masker oksigen tidak turun.
3. Tuas persneling
Tombol atau tuas ini sangat penting untuk pendaratan dan lepas landas.
4. Evacuation command
Perintah evakuasi saat terjadi keadaan darurat sangat penting untuk mengingatkan ke seluruh kru dan penumpang agar segera melakukan prosedur keselamatan, sesuai porsinya masing-masing.
5. Push-to-talk switch
Tombol atau sakelar ini berfungsi seperti me-mute suara di kokpit. Saat mendekati bandara, apalagi bandara tersibuk, ATC tidak hanya berkomunikasi dengan satu pesawat, tetapi banyak pesawat secara bersamaan. Jadi, kondisinya bisa jadi kacau. Karenanya, agar komunikasi terjalin baik, tombol ini ditekan dan ditahan agar suara kru kokpit bisa didengar ATC.
6. Tombol TOGA
TOGA atau Takeoff / Go-Around berfungsi untuk mengaktifkan autothrottle saat lepas landas, membantu mesin akan bekerja lebih efisien.
7. Altitude selector
Sesuai namanya, tombol ini menuntun pesawat untuk terbang di ketinggian yang diinginkan pilot. Ini digunakan baik saat terbang dalam autopilot maupun manual.
8. Engine fire handle
Tombol ini bisa dibilang jadi salah satu yang paling tidak ingin ditarik. Engine fire handle berfungsi untuk mengisolasi mesin saat terjadi kebakaran pada mesin.
Baca juga: Kenapa Kokpit Pesawat Gelap? Ini Penjelasannya
9. Seatbelt signs
Saat terjadi keadaan darurat, pilot terbatas untuk bisa berkomunikasi langsung dengan kru maupun penumpang. Karenanya, tanda sabuk pengaman sangat penting. Itu tidak hanya dalam keadaan darurat, tetapi juga saat lepas landas dan mendarat.
10. Autopilot
Ini adalah kebalikan dari nomor satu dan jadi salah satu tombol yang paling masyhur. Tombol autopilot berfungsi agar pesawat terbang secara otomatis. Tombol ini biasanya difungsikan saat pesawat cruising di udara.