Trem di Melbourne, Jaringan Terpanjang di Dunia dan Jadi Ikon Kota

Trem, Ikon kota Melbourne

Jika masa kejayaan trem di Indonesia sudah pudar dan minim jejak sejarah. Tapi lain hal di Melbourne, Australia, trem bukan hanya sekedar alat transportasi, melainkan ikon kota tersebut. Hal ini dikatakan Menteri Transportasi Publik Victoria Jacinta Allan, bahwa jaringan trem yang ada di Melbourne merupakan yang terbesar di dunia dengan panjang lintasan 250 km.

Baca juga: Ternyata, Trem Listrik di Jakarta Lebih Dulu Ketimbang di Belanda

Selain itu ada 1700-an halte pemberhentian yang menunjukkan jaringan trem di Melbourne ini bisa menjangkau ke daerah pinggiran. Hal ini sangatlah penting, sebab jaringan trem di Melbourne adalah jaringan trem metropolitan.

“Trem juga sangat berperan di kota Melbourne, orang-orang di dunia tahu bahwa jalanan kota Melbourne dipenuhi dengan trem, jadi ikon kota dan menarik wisatawan. Ada beberapa pelayanan untuk turis sehingga moda ini populer dengan turis,” ujar Jacinta.

Trem d Melbourne sendiri sudah ada sejak 1884 dan menjadi transportasi publik. Jacinta mengatakan, akan melakukan investasi terus menerus untuk membeli trem baru yang nyaman bagi penumpang Melbourne. Adapun investasi yang di tanamkan untuk sistem trem Melbourne AU$274 juta (sekitar Rp2,7 triliun). Investasi tersebut digunakan untuk menambah 20 armada baru yang dibuat oleh Bombardier di Dandenong, Victoria.

Tak hanya itu, sebanyak 150 trem baru akan dibeli pada tahun 2022 mendatang untuk menggantikan trem tua. Saat ini, sekitar 480 trem melayani lintasan sepanjang 250 km dengan 32 ribu pelayanan per pekannya. Dengan jumlah ini, trem di Melbourne bisa mengangkut lebih dari 600 ribu orang perharinya di hari kerja.

Untuk pengguna yang ingin merasakan naik trem gratis bisa naik di Free Tram Zone dimana meliputi kawasan Central Business District (CBD) da tempat-tempat ikonik Melbourne. Peta Free Tram Zone itu bisa didapatkan di dalam trem itu sendiri, dan di pusat informasi turis. Sistem yang diberlakukan sejak 1 Januari 2015 ini membuat turis bisa jalan-jalan gratis, tak perlu menempel kartu Myki, kartu pembayaran sistem transportasi multimoda di Victoria.

Trem mengelilingi ikon Melbourne seperti Flinders Street Station dan Federation Square yang legendaris itu, kemudian Pelabuhan Victoria di Docklands, hingga Queen Victoria Market, pasar tradisional yang menjual aneka buah, sayur bunga hingga suvenir murah. Jacinta mengatakan, trem jadi ikon kota dan menarik wisatawan. Ada sejumlah trem yang melayani turis dan populer di antara turis.

“Ya transportasi umum itu penting. Kadang kami bingung dengan tujuan orang-orang mengunjungi Victoria atau Melbourne, untuk mengetahui apa yang mereka tuju, apa yang telah mereka bayar. Jadi apa yang kami lakukan adalah menyediakan pelayanan yang memudahkan turis, mereka bisa naik-turun dengan mudah, tidak bingung, tidak rumit dan untuk menciptakan kesan yang bagus akan Kota Melbourne sehingga harapannya mereka akan kembali ke sini,” ujar Menteri Pariwisata Victoria John Eren.

Pemerintah Negara Bagian Victoria mengatakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya baru akan dibangun di wilayah pedesaan Victoria untuk mengoperasikan seluruh jaringan trem di Melbourne pada akhir tahun 2018. Pihaknya juga melakukan tender dalam pembangunan pembangkit bertenaga surya sebesar 75 megawatt yang kemungkinan besar akan dibangun di bagian barat laut Victoria, pada akhir tahun depan.

Sekitar setengah dari energi yang diproduksi oleh pembangkit itu akan mengimbangi jumlah kebutuhan listrik untuk mengoperasikan 401 trem di jaringan Melbourne. Menteri Energi, Lily D’Ambrosio mengatakan rencana ini merupakan yang pertama di dunia.

Baca juga: Serba-Serbi Trem San Francisco yang Melegenda bin Ikonik

“Dunia kini beralih ke energi bersih, kita telah membuat komitmen sebagai pemerintah, kita akan terus memegang teguh komitmen tersebut untuk menciptakan energi terbarukan. Kita tidak akan merinci angka tersebut. Kita tahu biaya produksi pembangkit tenaga surya semakin murah setiap harinya dan kita tahu bahwa kami akan mendorong proses yang kompetitif,” katanya.

Pemerintah Negara Bagian Victoria mengatakan proyek ini akan mampu menciptakan 300 pekerjaan baru.