TransJakarta dan KRL Masih Terdampak Banjir Besar Kemarin

Foto: Tribunnews.com

Hujan sepanjang hari yang terjadi kemarin (21/2) menyebabkan beberapa ruas jalur utama terdampak banjir dan tertutup genangan air di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini menyebabkan jalur transportasi massal terganggu, bahkan beberapa sampai berhenti beroperasi sementara. Namun, ada beberaapa jalur transportasi massal yang hingga kini masih belum dapat dilalui sama sekali.

Seperti bus TransJakarta yang terkena dampak dibeberapa jalurnya. Bukan hanya banjir tetapi penutupan jalan karena sempat ada demo massa di depan gedung DPR/MPR. Ada dua koridor bus TransJakarta yang benar-benar berhenti beroperasi sementara, yakni koridor 2 dan 5. Koridor 2 rute Pulogadung-Harmoni sempat terhenti sementara diakibatkan tingginya genangan air di depan ITC Cempaka Mas.

Titik Banjir (21/2) Foto: Istimewa
Titik Banjir (21/2) Foto: Istimewa

Sementara Koridor 5 rute Kampung Melayu-Ancol juga sama dengan koridor 2 yang sempat berhenti beroperasi sementara. Ini dikarenakan air kali di depan Ancol naik dan menutupi jalan, sehingga bus Transjakarta sama sekali tidak bisa melalui jalur tersebut. sedangkan untuk rute Bekasi Barat-Hotel Indonesia tidak bisa melalui Cawang UkI dan BNN dan di alihkan melalui Cawang Ciliwung diakibatkan tingginya genangan air di depan UKI (Universitas Kristen Indonesia).

Banjir di simpang Arion Rawamangun. (Foto pribadi)
Banjir di simpang Arion Rawamangun. (Foto pribadi)

Informasi dari akun twitter milik PT Transjakarta, menjelaskan keadaan beberapa koridor yang terdampak banjir dan genangan air saat ini sudah bisa dilalui kembali. Koridor 2 (Pulogadung-Harmoni), rute 2 (Pulogadung-Harmoni/HCB), koridor 5 (Kp. Melayu-Ancol), koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas), koridor 9 (Pinang ranti-Pluit) dan Koridor 10 (PGC2-Tj. Priok) saat ini sudah bisa beroperasi dengan normal kembali.

Namun, tak hanya jalur TransJakarta saja yang terdampak banjir dan genangan, jalur Kereta listrik atau Commuter Line pun ikut terdampak, informasi ini di dapat dari twitter milik Commuter Line. Beberapa jalur kemarin sempat tidak bisa berperasi sama sekali dan ada yang menjadi tempat pengungsian warga sementara. Rute dari Stasiun Bogor-Jatinegara sempat lumpuh karena di Stasiun Kampung Bandan ada genangan air pada (20/2) dan membuat perjalanan hanya sampai di Stasiun Duri.

Namun, pada (21/2) pasca genangan air, Stasiun Kampung Bandan sudah bisa dilalui kembali oleh kereta dari Bogor menuju Jatinegara. Untuk jalur St. Duri menuju St. Tangerang, kereta yang melintas sangat berhati-hati. Ini disebabkan adanya warga yang terkena banjir mengungsi ke rel yang ada di St. Taman Kota. Hingga kini, ada satu rute Commuter Line yang masih belum bisa beroperasi akibat genangan air yakni rute Stasiun Tanjung Priok menuju Stasiun Kota ataupun sebaliknya.

Sejak (21/2) genangan air yang menutupi jalur kereta membuat perjalanan Commuter Line pada rute ini terputus dan samapai hari ini (22/2) masih juga belum beroperasi. Namun untuk kepastian rute ini akan beroperasi kembali masih belum ada kabar dari pihak PT. KCJ baik secara resmi maupun melalui media sosialnya.