Trafik Penumpang Terus Melesat, Bandara Shenzhen Siap Operasikan Sistem Kereta Otonom

Sumber: intelligenttransport.com

Seolah tidak mau kalah saing dengan bandara-bandara lain yang ada di dunia, Shenzhen International Airport yang berada di Distrik Bao’an, 32km barat laut dari pusat kota Shenzhen, Guangdong, Cina pun mulai menambahkan fasilitas guna memberikan kenyamanan lebih kepada para calon penumpang yang hendak atau baru saja mengudara via bandara yang diarsiteki oleh Massimiliano Fuksas ini.

Baca Juga: Eco4, Kereta Otonom Ramah Lingkungan Mahakarya Bombardier

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman intelligenttransport.com (20/6/2018), Shenzhen International Airport diketahui baru saja membeli sebuah paket kereta otonom buatan Bombardier, INNOVIA Automated People Mover (APM) 300 System dari CRRC Puzhen Bombardier Transportation Systems Limited (PBTS). Selain untuk lebih memanjakan para calon penumpang, langkah ini ditempuh otoritas bandara lantaran adanya pertumbuhan jumlah penumpang yang signifikan dalam beberapa waktu ke belakang.

Kelak, rangkaian paket sistem otonom ini akan dikirim berbarengan dengan 18 gerbong kereta yang akan mengular di Terminal 3 Shenzhen International Airport sepanjang 2,6km. Dengan nilai kontrak sebesar €61 juta atau yang setara dengan Rp993,8 miliar ini, pihak bandara memproyeksikan proyek ini rampung pada tahun 2020 mendatang.

“INNOVIA APM 300 System adalah salah satu solusi transportasi bandara dan perkotaan kami yang terkemuka. Sudah ada lebih dari 100 bandara di Cina dan kami yakin bahwa dengan hadirnya teknologi mutakhir seperti ini, keandalan yang kuat, ketersediaan dan ketepatan waktu, dikombinasikan dengan fokus pada keselamatan dan kenyamanan penumpang, sistem APM kami merupakan solusi mobilitas penumpang yang tepat – terutama di bandara yang berkembang,” ungkap Presiden Bombardier Cina, Jianwei Zhang.

Tidak bisa dipungkiri, merangkak naiknya jumlah permintaan penerbangan belakangan ini menorehkan sisi positif dan negatif secara bersamaan. Data mencatat, sebanyak 45 juta penumpang telah menggunakan jasa bandara ini dari kuartal pertama hingga keempat tahun 2017 kemarin. Angka tersebut diprediksi akan terus mengalami peningkatan hingga ke level 82 juta penumpang pada tahun 2025 kelak.

Baca Juga: Hino Motors Kembangkan Bus Mini Otonom di Bandara Haneda

“Maka dari itu, penggunaan INNOVIA APM 300 System akan meredam sejumlah tekanan yang hadir selama masa peningkatan jumlah penumpang tersebut,” ungkap salah seorang juru bicara otoritas bandara. Untuk modanya sendiri, selain menawarkan kapasitas angkut yang lebih banyak dan kecepatan, INNOVIA APM pun telah memenuhi kriteria keselamatan dan berkelanjutan dari perusahaan. Jadi kasarnya, selain siap untuk membantu mobilitas penumpang di bandara, moda ini pun sudah tidak perlu diragukan lagi kapabilitasnya.