Tips Ini Bisa Bantu Hilangkan Udara Panas Dalam Kabin Mobil

Ilustrasi kabin mobil yang panas

Memarkirkan mobil di tempat terbuka saat siang hari dan matahari sedang terik-teriknya di musim panas atau kemarau beresiko membuat suhu dalam kabin meningkat dibandingkan di lokasi yang tertutup. Sebab dengan memarkirkan kendaraan diluar, sinar matahari akan langsung menyinari kendaraan secara langsung tanpa terhalang apapun.

Baca juga: Ketika Mobil Mogok di Atas Rel Kereta, Inilah Solusi Mengatasinya

Tak hanya itu, material yang ada di dalam mobil bisa menyimpan panas yakni seperti dashboard, jok, door trim dan lainnya. Sehingga saat seperti ini pendingin udara atau AC menjadi salah satu fitur penting.

Hal tersebut dikarenakan, AC bisa meredakan panas dalam kabin setelah terjemur sinar matahari. Walaupun memiliki fungsi untuk menyejukkan, tetapi pengguna mobil sering kali berlebihan menggunakannya.

Sehingga bisa berimbas efek buruknya pada sistem kinerja AC yang melebih berat sampai sisi efisiensi bahan bakar mobil menjadi lebih boros. Untuk mengurangi efek samping dari penggunaan AC yang diforsir saat udara panas, berikut ini KabarPenumpang.com sudah merangkum tipsnya.

Baiknya saat udara panas di dalam kabin meningkat, jangan langsung menyalakan AC. Ini karena AC akan dipaksa bekerja lebih keras dan lama untuk mendinginkan suhu dalam kabin.

Kemudian buka kaca mobil terlebih dahulu agar panas dalam kabin mobil berkurang dan terganti dengan udara yang lebih segar. Membuka kaca mobil juga tidak salah saat kendaraan sudah melaju beberapa meter supaya udara bisa lebih cepat berganti.

AC bisa dihidupkan saat udara tidak lagi terasa pengap. Namun, setelah AC dihidupkan, bukan berarti kaca mobil langsung ditutup, melainkan membuka sebesar lima sentimeter di kaca kursi belakang.

Tujuan utamanya adalah untuk memastikan udara panas benar-benar sudah keluar dari dalam kabin. Setelah itu jendela bisa ditutup dan menikmati hembusan AC mobil.

Baca juga: Ingin Bantu Perangi Polusi Udara? Simak Tips Mudahnya di Sini!

Saat menyalakan AC pun, baiknya tidak dengan volume yang terlalu dingin. Selain boros freon, dengan volume yang biasa saja AC bisa membuat kabin tidak panas dan adem.

Selain AC, tips penting lainnya adalah memarkirkan mobil ditempat yang teduh dan bila harus memarkirkan mobil di luar, tutup kaca depan untuk meminimalisir panas yang masuk ke kabin. Kemudian, buka sedikit kaca mobil sekitar satu ruas jari. Ini berfungsi untuk sirkulasi udara sehingga hawa panas tidak terperangkap dalam mobil.