The Boneyard, Inilah Tempat Bersemayam Para Pesawat Setelah Pensiun dari Masa Tugasnya

Sumber: airplaneboneyards.com

Kuburan ini memang tidak seseram kuburan pada umumnya, tapi tetap saja menyimpan misteri yang terus membuat benak kita berusaha mencari tahunya. Jika Anda pernah mendengar julukan The Boneyard, ya inilah pemakaman pesawat terbesar bernilai US$35 miliar atau setara dengan Rp326 triliun. Pemakaman yang membentang sejauh 1.052 hektare ini terletak di Tucson, Arizona, Amerika Serikat.

Baca Juga: Jejak Boeing 707 di Indonesia: Pernah Dioperasikan 4 Maskapai Hingga Jadi Pesawat Kepresidenan

Seperti yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, adapaun nama Davis-Monthan Air Force Boneyard, nama tempat ini, diambil dari dua nama pilot asal Tucson yang gugur pada saat Perang Dunia I, Letnan Samuel H. Davis dan Oscar Monthan. Keduanya tewas dalam kecelakaan pesawat. Letnan Samuel H. Davis meninggal dalam kecelakaan pesawat di Florida, sedangkan Oscar Monthan meninggal di Hawaii pada 1924.

Tempat ini merupakan satu fasilitas milik 309th Aerospace Maintenance and Regeneration Group (AMARG), yang diketahui dulunya bernama Military Aircraft Storage and Disposition Center (MASDC). Pada awalnya, Davis-Monthan Air Force Boneyard digunakan sebagai tempat penyimpanan pesawat militer terhitung sejak berakhirnya Perang Dunia II, dan dewasa ini tempat tersebut sudah berevolusi sebagai kuburan pesawat terbesar di dunia.

Sumber: airplaneboneyards.com

Dilansir dari laman jejaktapak.com, pejabat AMARG menyebutkan bahwa The Boneyard menyimpan lebih dari 4.200 pesawat tempur dan 40 moda transportasi udara lainnya. Layaknya tempat yang sangat tertata, tidak sembarang pesawat bisa disimpan sembarangan di tempat ini. Ada kode tertentu yang menentukan dimana pesawat tersebut harusnya berada.

Kode “1000” adalah untuk pesawat yang disimpan jangka panjang dengan perawatan penuh. Pesawat-pesawat di area ini berada dalam kondisi siap jalan, jikalau suatu saat dipanggil kembali untuk bertugas.
Kode “2000” adalah untuk pesawat yang bagian-bagiannya memungkinkan untuk ‘dikanibalkan’ ke pesawat lain.
Kode “3000” adalah untuk pesawat yang masih dalam kondisi siap terbang setiap saat, seperti tempat penitipan sementara, entah pesawat tersebut sedang menunggu transfer ke maskapai lain, di jual ke negara lain, atau reklasifikasi ke tiga jenis lainnya.
Dan kode “4000” merupakan kode untuk pesawat yang akan dihancurkan atau didaur ulang.

Baca Juga: Bicara Dimensi dan Bobot, Lima Pesawat Ini Masih Juara

Adapun beberapa pesawat yang ‘bersemayam’ di tempat ini di antaranya adalah B-29 Superfortresses, C-47 Skytrains, Convair B-36 Peacemaker, hingga B-52 Stratofortress. Diantara dari sekian banyak pesawat yang ada di sini, ada beberapa pesawat yang dibalut kain penutup untuk menghindari kerusakan yang ditimbulkan oleh cuaca di sekitaran lokasi.