Terpaksa Buka di Jalan? Tak Perlu Berlebihan, yang Penting Terhidrasi dan Manis!

Sumber: tempo.co

Janganlah jadikan puasa sebagai penghalang Anda beraktifitas. Mungkin kalimat tersebut kerap kali terngiang di telinga Anda semua, tidak terkecuali bagi para pekerja kantoran. Ketika Bulan Suci Ramadhan tiba, tidak sedikit kantor yang memberlakukan peraturan masuk lebih siang dan pulang lebih awal. Walaupun tidak semua perusahaan menerapkan hal tersebut, namun ‘pergeseran jam macet’ Ibukota ini sering sekali menjerat perjalanan para pekerja kantoran dan memaksa mereka berbuka puasa di jalan.

Baca Juga: Lanjutkan Ramadhan Tahun Lalu, TransJakarta Siap Bagi-Bagi Takjil Gratis

Nah, kendati tidak bisa berbuka dengan orang-orang tercinta di rumah, namun Anda masih bisa merasakan nikmatnya membatalkan puasa di tengah kemacetan. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan terlebih dahulu. Dikutip KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, Anda harus bisa mempertimbangkan estimasi perjalanan Anda terlebih dahulu, apakah ketika waktu berbuka Anda sudah berada di rumah atau belum.

Semisal Anda tidak bisa mempertimbangkan hal tersebut, ada baiknya Anda siapkan saja terlebih dahulu takjil berupa minuman manis dan beberapa buah cemilan. Hindari konsumsi kopi dan minuman dingin karena kopi akan meningkatkan asam lambung Anda, dan minuman dingin akan meningkatkan kemungkinan perut Anda kram. Pun dengan soda, dan minuman dengan rasa asam.

Semisal Anda tidak sempat membeli takjil, tidak usah khawatir. Dewasa ini juga Anda sudah dapat dengan mudah menemukan masjid atau pusat keramaian yang membagi-bagikan takjil secara gratis. Biasanya, takjil cuma-cuma tersebut berisikan minuman kemasan, kurma, dan beberapa buah snack. Sebenarnya, masih ada cara lain yang lebih membawa suasana rumah bagi Anda yang terpaksa berbuka di jalan.

Bawalah bekal semenjak pagi berangkat dan simpan di lemari pendingin hingga waktu pulang kantor tiba. Misalnya Anda dibekali air jeruk dari rumah dan kolak pisang, Anda bisa memasukkan keduanya ke dalam lemari pendingin terlebih dahulu hingga nanti waktunya berbuka puasa. Tapi sebaik-bainya menu buka puasa di jalan adalah air putih karena disinyalir dapat mengembalikan fungsi cairan tubuh yang hilang saat berpuasa.

Baca Juga: Berniat Habiskan Ramadhan di Luar Negeri, Perhatikan Dulu Durasi Puasanya!

Pun dengan Anda yang menggunakan sarana transportasi umum seperti Commuter Line Jabodetabek atau Bus TransJakarta, Anda bisa mempersiapkan takjil terlebih dahulu sebelum naik. Alih-alih berbuka puasa dengan menggigit jari karena tidak membawa takjil, lebih baik sedikit ribet dengan membawa kantong plastik berisikan jajanan untuk membatalkan puasa, bukan?