Tangani 95,8 Juta Penumpang di 2017, Beijing Bersiap Menjadi Bandara Tersibuk di Dunia

Dengan populasi penduduk terbesar di muka Bumi, jelas Cina adalah pasar terbesar untuk dunia penerbangan. Dan sebagai turunan dari berkah trafik penerbangan yang tinggi adalah kapasitas bandara yang ikut meroket dari waktu ke waktu. Seperti Beijing, Ibukota Cina ini dikenal sebagai salah satu kota terpadat di dunia dengan penduduk di atas 25 juta jiwa. Dan baru-baru ini ada kabar bahwa Bandara Beijing Capital International bakal menjadi bandara tersibuk di dunia.

Baca juga: 10 Bandara Ini Disebut Sebagai Yang Tersibuk

KabarPenumpang.com melansir dari laman bloomberg.com (5/2/2018), mendapatkan data pada tahun 2017 kemarin, lalu lintas penumpang di bandara internasional Beijing naik dan mencapai rekor baru yakni 95,8 juta.

Peningkatan penumpang di bandara Beijing ini mengalami kenaikan selama lima tahun berturut-turut. Adanya kenaikan tersebut membuat Bandara Internasional Beijing Capital mempersempit kesenjangan dengan Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta yang jumlah penumpangnya turun pada tahun 2017 lalu.

Data stastistik peningkatan jumlah penumpang di Beijing dan Atlanta (Bloomberg)

Karena kenaikan penumpang tersebut, Cina diperkirakan akan menyalip Amerika Serikat dan menjadi pasar perjalanan udara terbesar di dunia setelah tahun 2022 mendatang. Dalam mengatasi lonjakan penumpang tersebut, Cina sedang membangun mega bandara di Beijing dengan total biaya pembangunan US$12,9 miliar atau sekitar Rp174 triliun di pinggiran selatan yang dijadwalkan buka tahun depan.

Bandara ini nantinya akan mampu menampung 100 juta penumpang setiap tahunnya dan kemungkinan akan berbagi 170 penumpang per tahun pada 2025 mendatang. Bandara baru ini sendiri telah ditunjuk oleh pihak SkyTeam untuk menjdi pusat bagi aliansi tersebut.

Di Cina sendiri ada dua maskapainya yang masuk sebagai anggota SkyTeam yakni China Eastern Ailines dan China Southern Airlines. Dua operator penerbangan milik Cina ini masing-masing diizinkan untuk mengangkut 40 persen penumpang bandara dan mendapatkan slot waktu penerbangan ke Eropa dan Amerika Serikat.

Baca juga: Ini Dia! Hal Yang Kurang Menyenangkan Saat Bertandang Ke Cina

Beijing juga akan bergabung dengan daftar pilih kota-kota besar dengan dua atau bahkan tiga bandara internasional, termasuk London, New York, Tokyo dan Paris. Tidak seperti di Beijing, bandara tersebut biasanya mengambil peran pelengkap, seperti yang melayani rute internasional atau antarbenua dan yang lainnya berfokus pada penerbangan domestik atau regional.