Tahun 2019, Pabrik PT INKA di Banyuwangi Mulai Beroperasi

Pabrik kereta PT INKA di Madiun (Kaskus)

Fasilitas pabrik baru milik PT Industri Kereta Api atau PT INKA (Persero) akan dibuka di Banyuwangi dan dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2019 mendatang. Pabrik ini dibangun dengan nilai investasi Rp600 miliar.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT INKA Mohamad Nur Sodiq mengatakan, saat ini progres pembangunan pabrik, baru merampungkan urusan pembebasan lahan. Sehingga pembangunan pabrik tersebut akan dimulai pada Maret 2018 dan akan dijadikan pabrik kereta api berbahan dasar stainless steel dan aluminium.

Baca juga: Pensiunkan Gerbong Berusia 30 Tahun, PT KAI Pesan 438 Gerbong Baru dari PT INKA

Saat ini PT INKA sedang berfokus pada tahap kostruksi pabrik, sehingga tahun 2019 mendatang pabrik pembuatan kereta ini sudah bisa beroperasi. KabarPenumpang.com merangkum dari beberapa sumber, diketahui setelah selesai pembangunannya PT INKA akan memiliki dua pabrik besar menjadi Madiun dan Banyuwangi.

“Tahun ini untuk pengadaan tanah, tahun depan untuk konstruksi pabriknya. Jadi pabrikan INKA, main factory atau pabrik utama ada di Madiun, satu lagi di Banyuwangi proses pengadaan tanah selesai tahun ini kemudian 2018 konstruksi kita harapkan awal 2019 sudah siap berproduksi” ujar Sodiq.

Sodiq mengatakan dengan pembangunan kedua ini diharapkan PT INKA kedepannya bisa memenuhi kebutuhan pembuatan kereta api baik dalam maupun luar negeri. Menurutnya, kapasitas produksi kereta di Madiun sudah melebihi kapasitasnya, sehingga PT INKA membangun pabrik baru.

“Kapasitas produksi itu jadi tantangan. Untuk hadapi berbagai pesanan kemampuan harus ditingkatkan dan solusinya dengan pembangunan pabrik baru,” kata Sodiq. Ia menambahkan, kemampuan PT INKA berporduksi sekitar tiga kereta dalam dua hari. Ini dinilai belum cukup, dikarenakan PT INKA mendapatkan banyak pesanan dari dalam dan luar negeri. Dia menargetkan, setelah selesainya pabrik Banyuwangi, maka kemampuan produksi bisa bertambah hingga dua kali lipatnya.

“Hari ini kita bisa hasilkan 1,5 car per day. Itu dengan spesifikasi terberat, jadi rata-rata 1,5 car per day. Yang 1,5 car itu juga akan kita tingkatkan ke 3 car per day,” pungkasnya.

Baca juga: Indonesia Tawarkan Produk Kereta dari PT INKA Ke Kosta Rika

PT INKA saat ini tengah menangani pesanan kereta api yang cukup banyak, antara lain proyek KRL Bandara Soekarno Hatta-Sudirman, LRT di Palembang yang disiapkan untuk SEA Games, LRT Jabodetabek, termasuk juga proyek dari PT KAI untuk mengganti gerbong-gerbong kereta yang usianya sudah tua.

Selain itu PT INKA juga mengerjakan pesanan kereta api dari beberapa negara salah satunya Bangladesh serta mengikuti tender di Zambia, Srilanka dan Nigeria serta memenuhi pesanan kereta dari beberapa negara di ASEAN.