Tahan Pintu Kereta Cepat, Guru Wanita Ini Diganjar Skorsing

(www.straitstimes.com)

Nasib apes menimpa seorang guru, pasalnya Ia mendapat skorsing dari pekerjaannya karena perbuatan yang cukup unik. Persisnya seorang guru di Cina Timur diskors dari sekolah tempatnya mengajar saat sebuah video dirinya memblokir pintu kereta tersebar secara luas di media sosial.

Baca juga: Tiga Tahun Lagi Cina Luncurkan Kereta Maglev Berkecepatan 600 Km Per Jam

KabarPenumpang.com melansir dari laman straitstimes.com (10/1/2018), bahwa saat itu dirinya melakukan penahanan agar pintu tidak tertutup dan suaminya bisa naik kereta yang sama dengan dirinya serta anak mereka. Wanita tersebut merupakan guru sekolah dasar yang bernama Luo Haili dan saat itu sedang bepergian bersama anak dan suaminya.

Diketahui, satu keluarga tersebut terlambat melakukan perjalanan dengan kereta berekecepatan tinggi dari Hefei di Provinsi Anhui menuju Guangzhou. Keterlambatan tersebut dikarenakan mereka awalnya pergi ke stasiun yang salah.

Dalam video berdurasi kurang lebih satu menit tersebut, Luo dan putrinya sudah berada di kereta yang hendak berangkat itu. Namun, karena suaminya ditahan diloket tiket, maka Luo menahan pintu kereta dengan tubuhnya agar pintu tidak tertutup.

Karena menahan pintu kereta, Luo ditarik oleh petugas stasiun dan ada satu cuplikan dimana Luo ditarik dan jatuh ke peron tapi bangkit kembali dan menuju ke pintu sebelum pintu tersebut ditutup. “Suami saya ada di pintu masuk tiket, saya akan pindah saat dia datang,” ujar Luo saat berada di stand off.

Perjuangan Luo untuk melawan petugas berlangsung selama lima menit dan akhirnya dia, suami dan anak perempuannya tidak dapat naik kereta tersebut. Viralnya video ini membuat para warganet bertanya-tanya bagaimana keputusan para petugas stasiun atas gangguan tersebut.

“Saya merasa kasihan pada putrinya. Pasti sangat memalukan bagi dirinya saat menyaksikan ibunya melakukan hal itu,” ujar salah seorang pengguna internet.

Baca juga: Tuai Pro dan Kontra, Thailand Setujui Proyek Pembangunan Kereta Cepat dengan Cina

Atas kejadian ini, Luo diskors dari pekerjaannya sambil menunggu penyelidikan oleh biro pendidikan setempat. Karena menghalangi pengoperasian layanan kereta cepat di Cina, Luo bisa di denda hingga 2000 Yuan atau sebesar US$307.