Sukses Hadirkan WiFi Gratis di 400 Stasiun India, Kini Google Rambah Ruang Publik Lain

(Notey)

Sukses menghadirkan WiFi gratis di 400 stasiun India, Google berencana untuk menawarkan WiFi gratisnya seperti di mall dan universitas. Pemilihan ruang publik lainnya ini dimaksudkan untuk memudahkan pengguna mengakses internet dengan jangkauan lebih luas lagi secara gratis.

Baca juga: 400 Spot WiFi Gratis “Google Station” Telah Terpasang di India

Saat ini untuk memperluas jaringannya, Google sedang dalam pembicaraan dengan operator telekomunikasi dan penyedia layanan internet serta pemerintah negara bagian. KabarPenumpang.com merangkum dari laman inc42.com (5/7/2018), Direktur kemitraan di Google India, K Suri mengatakan, Telcos adalah sesuatu yang pasti pihaknya bicarakan.

“Dengan hal-hal seperti cakupan WiFi dan pemindahan data ke jaringan yang tidak stabil. Itu adalah alasan mengapa perusahaan telekomunikasi ingin berada di ruang ini. WiFi sedang dalam tahap yang baru lahir di sini, Sehingga siapapun yang tertarik dengan ekosistem WiFi publik, kami terlibat dengan mereka untuk mendorong akses. Filosofi kami adalah bagaimana kita menghubungkan miliaran selanjutnya?” ujar Suri.

Diketahui sebelumnya, Google sudah mendapatkan kesepakatan dengan RailTel dan Larsen&Tourbo untuk menyebarkan 150 Hotspot Google Station di Pune. Dengan Google WiFi telah digunakan lebih dari delapan pengguna setiap hari.

“Kami bekerja pada kekuatan kami dalam bermain iklan untuk melihat bahwa kami dapat tampil di proses masuk dengan cara yang mulus. Kami melakukan itu sehingga kami dapat memonetisasi bagian-bagian dari WiFi, oleh karena itu menjadi model yang berkelanjutan. Kami dapat membawa banyak teknologi kami untuk menanggungnya dan memecahkan masalah keberlanjutan pada dasarnya,” ujar Suri.

Terkait dengan WiFi berbayar, Suri mengatakan, tidak semua orang benar-benar bersedia membayar untuk layanan WiFi publik, ini adalah tahap awal ekosistem WiFi, sehingga pihaknya melakukan uji coba dengan apa yang diketahui dapat bekerja dan terus mencari caranya.

Beberapa peneliti mengatakan pengguna bisa mempertimbangkan untuk membayar layanan WiFi di lokasi umum jika dengan harga INR5-6 atau Rp1000-1200 per GB. Suri menambahkan, bahwa Google secara konstan akan mencari lebih banyak peluang yang mungkin termasuk menggulirkan WiFi gratis di lebih banyak stasiun.

Perkembangan ini terjadi setelah proyek Open Public WiFi dari Pusat yang bertujuan untuk mengembangkan penggunaan WiFi dengan menawarkan konektivitas Internet murah untuk orang-orang di Kota Tingkat 2 dan 3 di India. Saat ini, Telecom Regulatory Authority of India (TRAI) telah membuat rekomendasi untuk pembuatan agregat kantor data publik (PDOA) dan kantor data publik (PDO), yang harus diizinkan untuk menyediakan akses Internet melalui teknologi WiFi tanpa lisensi apa pun.

Pada bulan Juli 2017, TRAI telah mengumumkan rencana untuk membuat jaringan hotspot WiFi di seluruh negeri. Sebagai bagian dari inisiatif, TRAI akan berkolaborasi dengan perusahaan telekomunikasi dan penyedia data Internet yang ada untuk menyiapkan PDO “bayar saat pergi” di berbagai bagian negara.

The Indian Space Research Organization (ISRO) meluncurkan tiga satelit pada Mei 2017 dengan tujuan menyediakan Internet berkecepatan tinggi di India. Selama periode yang sama, Facebook meluncurkan Proyek WiFi Express di India, yang bertujuan untuk memberdayakan pengusaha lokal agar mendapatkan penghasilan tetap dengan menyediakan akses Internet berkualitas kepada tetangga mereka.

Baca juga: Setelah India, Google Station Siap Tebar Free WiFi Gratis di Indonesia

Kabarnya, Bharti Airtel juga telah bergabung untuk membantu meluncurkan 20 ribu hotspot lagi di negara ini. Vodafone India meluncurkan SuperWiFi dengan banyak fitur dan manfaat bagi perusahaan. Layanan tersebut saat ini ditargetkan pada segmen seperti perusahaan, pemerintah, perhotelan, pendidikan, BFSI, ritel, restoran, kesehatan dan manufaktur.

Reliance Jio juga menggelar hotspot di tempat-tempat umum. Perusahaan telekomunikasi ini dapat menggunakan jaringan WiFi mereka untuk menawarkan layanan voice over WiFi (VoWiFi) di India juga. Menurut studi Analysys Mason, WiFi publik akan menghubungkan 40 juta pengguna baru ke Internet pada tahun 2019. Rencana Google untuk menyediakan WiFi publik di mall dan universitas pasti akan berkontribusi pada basis pengguna baru ini.