Setengah Mobil Setengah Pesawat, AeroMobil 4.0 Siap Mengudara di 2020

AeroMobil4.0
Sumber: motor1.com

Jika Anda pernah bermain video game yang menampilkan mobil terbang, nampaknya hal ini akan dapat dinikmati dalam waktu dekat. Pasalnya sebuah manufaktur asal Slovakia diketahui tengah  memberikan sentuhan akhir pada mobil yang tidak hanya mampu berjalan di darat, melainkan dapat pula mengudara. Jika tidak meleset dari agenda, kendaraan dua alam ini akan mulai dikomersialkan pada tahun 2020 mendatang.

Baca Juga: Baidu Uji Coba Mobil Otonom Berbasis Android Apollo

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, adalah AeroMobil 4.0, mobil terbang mahakarya manufaktur AeroMobil ini telah dipamerkan di hadapan publik pada ajang Paris AirShow yang diadakan pada bulan Juni 2017 silam. Penggabungan fungsionalitas mobil dan pesawat dalam satu platform fleksibel seperti ini, menjadikan AeroMobil 4.0 sebagai pusat perhatian pengunjung acara yang diadakan di Bandara Paris-Le Bourget tersebut.

Jika sedang berfungsi sebagai mobil, MaeroMobil 4.0 mampu melaju hingga kecepatan 160 km/jam, sedangkan ketika bertransformasi menjadi pesawat, kendaraan futuristik ini mampu melesat hingga kecepatan 360 km/jam. Moda yang memiliki panjang 5,9m, lebar 2,2m, dan tinggi 1,5m ini mampu mengangkut 960kg berat maksimum ketika take off. Kelebihan lain dari AeroMobil 4.0 ini adalah pemasanagan teknologi dan sistem turbocharging versi terbaru, yang memungkinkan kendaraan ini mendapatkan tenaga dan ketinggian tambahan.

AeroMobil 4.0 dibangun dengan menggunakan teknik konstruksi monocoque, sedangkan permukaan ekor menggabungkan kontrol penerbangan dan geometri suspensi belakang. Kendaraan futuristik ini memperoleh sertifikasi Eropa di bawah kelas EWVTA / M1 dan sertifikasi AS di bawah kelas 49 CFR 571, untuk memastikan kendaraan ini layak terbang.

AeroMobil 4.0 menggunakan kaca depan yang cukup unik untuk kelas mobil, karena bentuknya yang menyerupai kaca kokpit pada pesawat komersil. Tampilan digital terpadu yang tersedia pada bagian kokpit akan menghadirkan informasi operasional dari moda gabungan darat-udara ini. Mobil terbang ini didukung oleh sistem propulsi hibrida-listrik yang mengintegrasikan mesin turbocharged empat silinder turbocharged dan dua motor listrik. Hal ini didukung oleh sistem penggerak roda depan listrik khusus, yang menghasilkan tenaga maksimal 110bhp.

Baca Juga: Saingi Dubai, Singapura Akan Hadirkan Taksi Udara

Lalu bagaimana dengan sayapnya? Lebar sayap 8m yang membentang akan ditempatkan pada bagian belakang AeroMobil 4.0 ketika kendaraan ini berada di jalanan, sehingga para pengguna jalan lain tidak perlu khawatir akan eksistensi sayap yang mengganggu perjalanan mereka.

Nah, bagi Anda yang berminat untuk memiliki AeroMobil 4.0 ini, siap-siap untuk melubangi dompet Anda, karena harga yang dipatok berkisar US$1,6 juta atau yang setara dengan Rp21,8 miliar!

Tapi, satu pertanyaan muncul ketika kesiapan peluncuran moda ini semakin matang. Kira-kira, jenis SIM apa yang akan digunakan oleh pengemudi AeroMobil 4.0? Apakah para pengemudi harus selalu membawa serta sertifikat penerbangan mereka selama berkendara?