Pria ini Selfie Bersama Korban Kecelakaan. Netizen: Barbarisme yang Tidak Anda Sangka

Sumber: ABC

Melakukan selfie di objek wisata atau tempat hiburan lain bukanlah menjadi satu hal yang aneh, namun apa jadinya jika Anda mengabadikan foto diri sendiri dengan menggunakan kamera depan dengan latar belakang korban kecelakaan? Nampaknya hal tersebut akan mudah menuai respon keras dari masyarakat yang mengetahuinya.

Baca Juga: Terjepit Pintu Kereta, Pria di Brisbane Ini Dilarikan Ke Rumah Sakit

Percaya atau tidak, hal tersebut benar-benar terjadi mana kala seorang pria mengabadikan momen berlatarbelakang tim medis yang tengah menyelamatkan nyawa seorang wanita berkebangsaan Kanada di Piacenza Station, Italia. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman bbc.com (4/6/2018), momen tersebut berhasil diabadikan oleh salah seorang fotografer media setempat yang menyerukan bahwa orang tersebut, “sudah kehilangan etikanya,”

Kejadian tersebut terjadi ketika seorang wanita mengalami cidera yang cukup parah dan tim medis pun berhamburan mendatangi di korban yang tergeletak tak berdaya di rel. Ketika tengah berusaha untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban, terlihat seorang pemuda yang menggunakan kaos dan celana berwarna putih ini mengangkat tangannya yang memegang ponsel ke atas dan mengabadikan momen yang seharusnya tidak diabadikan ini.

Entah siapa yang melaporkan, namun tak lama berselang setelah kejadian selfie tersebut, petugas keamanan datang dan meminta dengan paksa agar swafoto yang barusan ia abadikan dihapus. Untungnya, foto yang menampilkan selfie si pria dengan pose ‘V for Victory’ ini tidak tersebar, hanyalah foto dari sang fotografer berita sajalah yang sukses memancing emosi dari setiap pembaca beritanya yang bertajuk “Barbarisme yang Tidak Anda Sangka: Selfie Berlatarkan Tragedi.” di harian Liberta.

Baca Juga: Dua Hari Meninggal di Toilet Baru Ditemukan Karena Salah Nomor Kereta

Kejadian ini sendiri terjadi pada 26 Mei 2018 kemarin dan dikabarkan si wanita yang menjadi korban kecelakaan ini kakinya terpaksa diamputasi. Ada banyak versi yang menceritakan mengapa si wanita bisa tergeletak begitu saja di rel. Ada yang mengatakan bahwa si wanita terlalu terburu-buru masuk ke dalam kereta sehingga dirinya terjatuh, ada juga sumber yang mengatakan bahwa si wanita terjatuh akibat pintu kereta yang terbuka di sisi yang salah.

Terlepas dari alasan mengapa si wanita bisa jatuh ke rel, tindakan yang dilakukan oleh pria ini sangatlah tidak terpuji dan patut menuai cibiran dari khalayak luas. Selain tidak etis, ‘menari di atas penderitaan orang lain’ memang bukanlah tindakan yang layak ditiru.