Kisruh Pemesanan Kursi, Swiss Airlines Hadapi Gugatan dari Penumpang

Swiss Airlines

Swiss Airlines baru-baru ini dilaporkan telah membuat penumpangnya kecewa atas pelayanan yang diberikan. Hal ini tersebut diungkapkan Shelley Benjamin, salah seorang penumpang dari San Francisco tujuan Zürich, Swiss bersama anak dan suaminya.

Seperti diwartakan beberapa media, saat itu Shelley membayar US$99 untuk perjalanan suaminya agar bisa duduk dekat dengannya dan anaknya yang masih balita (3 bulan). Dia melakukan pembayaran tersebut agar bisa mendapatkan tempat duduk, agar bisa sedikit privasi untuk menyusui dan mengganti popok bayinya.

Baca juga: Sedang Gendong Anak, Penumpang Ini Malah Mendapat Bogem dari Petugas Bandara

Setidaknya dengan biaya tambahan tersebut, Shelley beserta keluarga tidak harus repot melewati orang lain saat mau mengganti popok bayi. Sayangnya, bukan pelayanan yang didapat Shelley, justru bagian pelayanan pelanggan menolak dengan hal tersebut.

Pihak layanan pelanggan justru mengatakan bahwa dalam pesawat hanya memiliki dua kursi tengah karena keranjang hanya terpasang di kursi tengah. Namun kesialan kembali dirasakan Shelley dan keluarganya yang menemukan fakta saat berada di pesawat keranjang bayi hanya bisa diletakkan pada kursi paling akhir.

Selain itu, dia pun mengaku, harus meletakkan keranjang bayinya tidak bersama dirinya melainkan di bangku depan bersama orang asing. “Saya membayar dua tempat duduk, membayar untuk suami saya agar bisa duduk disebelah saya, tapi saya tidak benar-benar bisa memilih tempat duduk saya sendiri,” ujar Shelley yang dilansir KabarPenumpang.com dari chicagotribune.com (31/7/2017).

Baca juga: Ingin Bawa Anak Naik Pesawat? Perhatikan Beberapa Poin Penting Ini

Terkait masalah tersebut, Shelley menginginkan uang sebesar US$99 dikembalikan karena merasa dibohongi. Advokat konsumen Christopher Elliott, menanggapi permasalahan yang dihadapi keluarga Shelley dengan mengatakan bahwa Swiss Airlines seharusnya tidak mengenakan biaya apapun untuk tempat duduk tersebut.

Dia mengatakan, bila sudah setuju untuk membayar biaya tersebut, harusnya Shelley bersama keluarga menempati tempat duduk di lorong yang sudah dibayarkan tersebut. Namun, permasalah utamanya adalah tidak adanya catatan tertulis dari perwakilan Swiss Airlines yang memberi informasi tentang keranjang bayi tersebut. Sehingga bila dikaitkan masalah ini seperti tak jelas.

Baca juga: Tanggalkan Pakaian Sebelum Mengudara, Pria Ini Tunda Keberangkatan Pesawat

Elliott menjelaskan bahwa maskapai ini sebenarnya mempertahankan biaya tempat duduk tersebut dan mencatat untuk menawarkan kepada semua pelanggan, agar para pelanggan diberi kesempatan untuk memilih tempat duduk yang mereka sukai dalam penerbangan. Dulu, Swiss Airlines tidak memberikan kesempatan ini pada semua kalangan tetapi hanya untuk pelanggan tertentu yang membuat reservasi. Tahun 2014, dengan membayar biaya, pelanggan yang melakukan pemesanan penerbangan kemudian dapat menentukan tempat duduk 11 bulan sebelum keberangkatan.