Mulai dari Jasa Sewa Ponsel Hingga Provider, Inilah Hal Unik Tentang Seluler di Jepang

Sumber: ru.diez.md

Jepang, negara sejuta inovasi ini memang terkenal akan budayanya yang kental dan teknologi ciamiknya. Wajar jika banyak pelancong dari berbagai penjuru dunia berbondong-bondong menyambangi negara berjuluk Negeri Sakura ini ketika musim libur tiba. Namun, ada beberapa hal yang patut Anda persiapkan terlebih dahulu sebelum berlibur menuju Jepang, khususnya yang terkait dengan teknologi dan jaringan komunikasi.

Baca Juga: Agar Tidak Kikuk, Intip Enam Tips Hidup di Jepang!

Berikut, KabarPenumpang.com sarikan beberapa tips agar plesiran Anda di Jepang tetap berjalan lancar, dikutip dari laman pcmag.com (11/4/2018).

Power Outlet yang Serupa Dengan Indonesia
Baterai gadget Anda habis daya? Duh, permasalahan seperti ini memang kerap kali menghambat aktifitas Anda, apalagi ketika tengah berlibur. Tapi tenang, Jepang menggunakan outlet listrik dua lubang (two slots) yang sama seperti di Amerika Utara, sehingga pengisi daya Anda akan berfungsi dengan baik, bahkan tanpa adaptor apa pun (berbeda jika Anda bepergian ke China atau Eropa).

Sewa Provider
Tidak semua provider telepon menawarkan roaming dan data internasional. Sebut saja T-Mobile yang menawarkan pesan teks tak terbatas, namun dalam jaringan 2G saja. Anda akan dikenakan biaya tambahan semisal menerima panggilan dari luar negeri. Nah, di Jepang, Anda bisa menggunakan provider lokal dengan cara menyewanya. Layanan ini biasanya dapat Anda temui di bandara.

Patut digarisbawahi, pastikan ponsel Anda didukung oleh jaringan Global System for Mobile Communications (GSM), ya!

Baca Juga: Baru Pertama ke Tokyo? Jangan Bingung, Ikuti Tips Ini Agar Tidak Keder!

Sewa Ponsel
Terdengar sedikit nyeleneh, namun beginilah adanya. Ya, di negara penghasil komik manga ini menyediakan jasa sewa ponsel bagi para pelancong. Ini ditujukan bagi mereka yang perlu berkomunikasi dengan panggilan suara. Tentu saja, penyewaan ponsel ini sudah termasuk dengan nomor lokal. Ponsel sewaan ini biasanya mengijinkan Anda untuk menerima panggilan secara tidak terbatas dari sesama nomor Jepang.

Harga dan durasi sewanya pun beragam, mulai dari harian hingga mingguan. Perusahaan konglomerat multinasional yang berbasis di Tokyo, SoftBank menyewakan smartphone dengan harga 210 yen per hari (sekitar US$2) dan paket telepon suara seharga 260 yen per hari (sekitar US$2,4), dengan periode sewa minimum tiga hari.

Penggunaan E-Money dan Uang Konvensional
Kendati toko-toko kelontong di Jepang masih meggunakan uang konvensional sebagai alat tukar yang sah, namun lain ceritanya dengan beberapa brand ternama yang lebih mengutamakan pembayaran menggunakan E-money. Jadi, ada baiknya Anda menyediakan keduanya, ya!