Trend selfie atau swa-foto dewasa ini memang sudah bukan menjadi seusatu yang sulit untuk dilakukan. Berbekal kamera pada smartphone, semua orang sudah dapat melakukan selfie. Kegiatan semacam ini biasanya dilakukan untuk mengabadikan momen bersama orang-orang terdekat, seperti teman, keluarga, hingga orang yang kita sayangi. Namun, tidak semua selfie mengabadikan momen-momen indah saja, beberapa diantaranya malah mengabadikan momen-momen terakhir dari hidup seseorang.
Dari sekian banyak kasus selfie yang berujung maut, berikut KabarPenumpang.com rangkum 5 kasus selfie berujung maut yang berhubungan dengan dunia transportasi dari dalam negeri. Diperingatkan, kejadian seperti ini memang bukanlah kehendak dari setiap insan, namun jadikanlah pelajaran bahwa tidak semua selfie dapat dilakukan dimana saja. Perhatikan pula keselamatan saat kita akan mengabadikan momen-momen berharga tersebut dan selalu patuhi peraturan yang berlaku.
Selfie 5 pemuda di Turki

Pada Desember 2015 lalu, 5 orang pemuda melakukan selfie di sebuah jalanan yang bersebelahan dengan Bandara Antayla di Turki. Kelima pemuda ini berniat untuk mengabadikan momen dengan cara berbaring di jalan dengan latar belakang pesawat yang terbang di atas mereka. Namun nahas, dua dari mereka tertabrak oleh sebuah truk besar yang tidak melihat keberadaan mereka, karena pada saat kejadian, hari sudah mulai gelap. Setelah dilakukan olah TKP dan interogasi oleh kepolisian setempat, kelima pemuda asal kota Alanya ini disinyalir sedang dalam pengaruh minuman keras.
Petugas kereta api yang tewas saat selfie di Pakistan

Sungguh malang nasib yang menimpa Jamshaid Khan, seorang pegawai kereta api berusia 22 tahun yang tewas secara mengenaskan saat melakukan selfie di sebuah rel kereta di daerah Rawalpindi, Pakistan pada Desember 2015 silam. Menurut kepolisian setempat, Jamshaid meninggal seketika setelah tersambar kereta yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi. Entah apa yang memotivasi Jamshaid dengan melakukan selfie di depan kereta yang tengah melaju kencang. Namun, pernyataan berbeda dilontarkan oleh pihak keluarga dari Jamshaid. Adalah Muhammad Pervez, ayah dari Jamshaid yang mengatakan bahwa anaknya meninggal saat tengah melintasi rel tersebut.
Wanita tewas tertabrak motor saat selfie

Liezel Wage, wanita asal Filipina tewas setelah tubuhnya tersambar oleh sepeda motor yang tengah melaju di daerah Pagudpud, Ilocos Norte, Filipina pada Juli 2015 lalu. Lebih parahnya lagi, ia meninggal di depan keluarganya sendiri saat mencoba untuk selfie dengan latar belakang pemandangan di sana. Liburan yang pada awalnya berjalan ceria berubah menjadi sebuah tragedi yang tidak mungkin dapat dilupakan oleh orang-orang tercintanya. Sayangnya, setelah dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mendapatkan penanganan medis, nyawa ibu muda ini tidak dapat terselamatkan.
Penggemar film tewas saat mencoba untuk memeragakan salah satu adegan berbahayanya

Barking at the Stars, sebuah film pada tahun 1998 ini menjadi salah satu alasan dibalik tewasnya seorang remaja berusia 22 tahun asal Serbia bernama Igor Kemeter ini. Igor tewas seketika setelah tubuhnya terhantam oleh kereta cepat ketika mencoba untuk mengabadikan momen dimana ia memeragakan salah satu adegan, dimana sang pemeran utama pada film itu berlari melintasi lokomotif yang tengah melaju. Kejadian yang terjadi di dekat rumah korban ini terjadi pada April 2015 lalu. Marko Milos, teman korban mengatakan Igor selalu saja melakukan hal-hal gila diluar batas. “Ia selalu kagum pada adegan dimana Nikola Djuricko (pemeran utama film tersebut) berlari di depan kereta. Saya tidak menyangka ia pergi secepat itu,” tuturnya seperti yang dilansir dari thesun.co.uk (9/4/2015).
2 wanita tewas tersambar sayap pesawat saat selfie

Nitzia Mendoza Corral (18 tahun) dan Clarissa Morquecho Miranda (17 tahun) terpaksa menelan pil pahit ketika mereka tengah mengabadikan momen di sebuah bandara di negara bagian Meksiko, Chihuahua pada 29 Maret 2017 kemarin. Kedua remaja ini mencoba untuk merekam aktifitas mereka di atas mobil van yang mereka tumpangi, dengan background pesawat yang hendak mendarat. Namun amat disayangkan, tindakan yang sebenarnya ilegal tersebut merenggut nyawa dari kedua remaja belia ini. Saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian sebelumnya sudah memperingatkan agar mereka turun dari atas mobil vannya karena itu sangat berbahaya, namun mereka berdua tidak mengindahkan peringatan itu. Alhasil, kepala mereka berdua tersambar oleh sayap pesawat yang hendak mendarat tersebut dan meninggal akibat benturan yang mengakibatkan luka fatal pada bagian kepala.