Menang Tender, Alstom Sanggupi Order 1000 Kereta Untuk Grand Paris Express

Sumber: Twitter

Kendati namanya tidak masuk ke dalam daftar lima kereta tercepat di dunia, namun kiprah Alstom di dunia perkeretaapian dunia tidaklah bisa dipandang sebelah mata. Setelah dipercaya oleh beberapa negara untuk ‘menunggangi’ jaringan kereta apinya, kini perusahaan yang berbasis di Perancis ini terpilih sebagai pemasok 1000 kereta Metro berukuran besar yang nantnya akan dioperasikan di tiga jaringan kereta otomatis Grand Paris Express.

Baca Juga: Tahun 2021, Kereta Bertenaga Hidrogen Siap Mengular di Rel Jerman

KabarPenumpang.com mengutip dari laman metro-report.com (3/5/2018), pernyataan tersebut dilontarkan langsung oleh pihak promotor dan panitia tender, Société du Grand Paris (SGP) pada 2 Mei kemarin. Penunjukan Alstom sebagai penyedia rolling stock ini merupakan salah satu dari mandat 2010 untuk menyediakan infrastruktur pada Lines 15, 16, dan 17. Ketiga jalur tambahan ini rencananya akan dibuka secara bertahap hingga tahun 2023 mendatang.

Di sini, SGP juga bertanggung jawab untuk menyediakan kereta api yang akan beroperasi di jalur ini bersama otoritas transportasi, Île de France Mobilités yang mendanai akuisisi. Pihak SGP sendiri mengaku bahwa nantinya kereta-kereta ini akan menjadi kereta roda baja pertama yang sepenuhnya sudah terotomatisasi di Perancis – kereta otonom yang sebelumnya beroperasi menggunakan roda karet.

Nantinya, masing-masing gerbong dari setiap rangkaian ini memiliki panjang sekitar 18m dengan lebar 2,8m. Dengan kapasitas angkut berkisar antara 500 hingga 1000 penumpang, kereta tanpa masinis ini mampu melaju hingga kecepatan maksimum 110km/jam. Namun ketika pengoperasian komersial, kereta ini hanya akan melaju di angka 60km/jam saja, dengan mengutamakan alasan keselamatan tentunya.

Baca Juga: Jerman Siap Operasikan Kereta Penumpang Tanpa Emisi di 2018

Hadirnya tiga set pintu di setiap gerbong seolah memastikan arus keluar masuk penumpang yang lebih cepat ketimbang layanan lainnya. Tidak hanya itu, pihak Alstom juga menambahkan bahwa kereta ini akan memudahkan akses dari para penyandang disabilitas, pun dengan stasiunnya.

Berdasarkan rencana yang sudah dicanangkan sebelumnya, nantinya akan ada 133 rangkaian kereta enam gerbong yang akan beroperasi di Line 15, dan 50 rangkaian kereta tiga gerbong yang akan dibagi di Line 16 dan 17. Diketahui, dua dari tiga gerbong di setiap rangkaian berfungsi sebagai penggerak yang akan mengambil daya sebesar 1,5 kV dari overhead power line.