Jelang Mudik Lebaran, Pastikan Anda Naik Bus Berstiker Laik Jalan dari Kemenhub

Stiker Laik Jalan 2017. Sumber: Media Indonesia

Musim Mudik 2018 yang sudah tinggal menghitung hari nampaknya membawa kekhawatiran tersendiri bagi para pemudik yang hingga saat ini belum menambatkan pilihan moda yang hendak ia tumpangi. Untuk destinasi di luar Pulau Jawa, menggunakan pesawat, bus, hingga kapal penyeberangan merupakan opsi yang dapat dipertimbangkan.

Baca Juga: Kemenhub: Hanya 10 Persen Kondisi Angkutan Umum di Indonesia Yang Layak Jalan

Nah, berbicara soal bus di Musim Mudik 2018 ini, terdapat satu poin yang hampir mirip dengan apa yang ada di tahun sebelumnya, yaitu disematkannya stiker layak jalan. Tentu saja ini stiker bukan sembarang stiker, hanya otoritas tertentu yang bisa mengeluarkan stiker layak jalan semacam ini. Hanya bus-bus yang sudah lulus uji kelaikan jalan saja yang akan memperoleh stiker dari Kemenhub RI ini.

Dikutip KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain mengatakan bahwa stiker yang disematkan kepada bus yang sudah lulus uji kelaikan ini akan dilengkapi pula dengan barcode.

“Kalau kendaraan itu dinyatakan lulus, kita berikan stiker yang dikeluarkan oleh pihak Kemenhub RI. Stiker ada barcode-nya dan ditempelkan ke kendaraan yang telah layak uji. Jadi, barcode pada stiker itu akan terbuka di sebuah aplikasi milik Kemenhub. Nanti akan di-input di aplikasi dan keluar barcodenya. Stikernya tidak dapat dipalsukan,” tutur Revi, dikutip dari laman Tribunnews.com (4/6/2018).

Diketahui dari Revi, jumlah kendaraan yang telah mengikuti ramp check tertanggal 15 Mei 2018, “yang sudah diperiksa 97 kendaraan hingga saat ini. Yang sudah lulus 22 kendaraan saja. Yang tidak lulus, kebanyakan karena tidak lengkap perlengkapannya,” paparnya di Terminal Kalideres. Banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi membuat beragam institusi pemerintah saling bahu membahu memperbaiki kondisi yang ada, seperti halnya Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono pun menghimbau kepada para masyarakat untuk tidak sembarangan memilih moda yang akan digunakan untuk mudik. “Bus yang layak jalan dari sejumlah ramph chek yang kami lakukan kami berikan stiker khusus. Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan bus AKAP, harap memilih bus yang telah berstiker,” tuturnya, dikutip dari sumber lain.

Baca Juga: Agar Aman dan Nyaman Menggunakan Bus Malam, Tips Ini Layak Jadi Rujukan

Sebelumnya di tahun 2017 silam, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun menghimbau kepada para masyarakat untuk menggunakan bus berstiker laik jalan. “Saya menghimbau kepada pemudik, naiklah bus yang ada stiker laik jalan karena bus yang berstiker itu sudah melalui ramp check oleh petugas-petugas kita dari tingkat pusat hingga tingkat daerah,” tutur Budi.

Memang, kecelakaan lalu lintas di kala mudik seperti ini memang sangatlah berresiko menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak ketimbang hari-hari biasa, maka tidak heran jika sejumlah otoritas berwenang tengah berusaha keras untuk menjaga keamanan dan kelancaran Mudik 2018 ini.