Jangan Sungkan Bertanya Ke PSA di Bandara, Mereka Ada Untuk Anda!

Passenger Service Assistance (Lufthansa Services (Thailand))

Umumnya berpenampilan menarik dan dengan sigap berdiri tak jauh dari konter check in, inilah sosok berseragam maskapai yang dikenal sebagai Passenger Service Assistance (PSA). Mesi tak di setiap konter check in ada PSA, banyak yang bertanya apa sebenarnya tugas dari PSA? Melayani kebutuhan informasi calon penumpang sudah jelas. Tentu tak cuma itu.

Baca juga: Inilah 14 Tugas Awak Kabin Pesawat Yang Jarang Diketahui

KabarPenumpang.com mengulik dari berbagai laman sumber dan mendapatkan bahwa, PSA sejatinya tak melulu identik dengan layanan di bandara, seharusnya PSA juga hadir di jalur pelayaran dan kereta api. Memeriksa penumpang, menangani penanganan bagasi, membuat pengumuman, membantu di gerbang serta ruang tunggu dan keamanan juga menjadi tugas PSA.

Namun, untuk maskapai plat merah seperti Garuda Indonesia, PSA membantu penumpang dengan memastikan kemudahan dan kenyamanan baik saat keberangkatan maupun kedatangan. Layanan PSA milik Garuda Indonesia dulunya bernama Valet Service. Seiring dengan bertambahnya penumpang dan penerbangan, petugas PSA memiliki tugas dan tanggung jawab yang semakin luas.

Saat ini PSA Garuda Indonesia tak hanya melayani penumpang kelas C, tetapi membantu semua penumpang yang membutuhkan bantuan saat di bandara. Layanan petugas PSA Garuda ditentukan dalam Service Level Agreement (SLA). Namun untuk pelayanan PSA Garuda baru ada di bandara Soekarno-Hatta.

Pelayanan PSA Garuda sendiri meliputi penerbangan domestik dan internasional saat proses check in, imigrasi Fast Track (khusus penerbangan internasional) baik saat keberangkatan maupun kedatangan. Selain itu saat proses transit dan khusus penumpang kelas C proses penyerahan bagasi di terminal kedatangan.

Pelayanan PSA juga diberikan pada program Premium Check-in yang diluncurkan oleh Garuda Indonesia di bandara Soetta. Para penumpang akan dibantu dalam proses check in, termasuk untuk proses passenger profiling dan baggage profiling. Setelah penumpang kelas C dan penumpang pemegang GFF Platinum mendapat bantuan untuk proses check in, mereka akan mendapat layanan lanjutan yaitu proses asistensi menuju loket imigrasi untuk Immigation Check (khusus penerbangan internasional). Petugas akan memberikan asistensi hingga penumpang berada di ruang tunggu Executive Lounge.

Tak jauh berbeda, PSA lainnya juga memiliki tugas yang sama yakni saat proses check in, mereka membantu memeriksa tiket penumpang, paspor dan dokumen lainnya di loket tiket atau gerbang menggunakan komputerisasi maskapai penerbangan. Selain itu juga menyediakan label bagasi dan memeriksa bagasi penumpang sesuai dengan spesifikasi penerbangan.

PSA juga membantu memastikan barang bawaan tidak melebihi ukuran, jumlah atau berat tertentu serta memproses biaya tambahan bila diperlukan. Adapun bantuan lainnya check in melalui kios eletronik dan menginformasikan gerbang penerbangan penumpang serta membantu penumpang memproses penerbangan penumpang yang tertinggal pesawat.

Tak hanya itu, saat boarding, mereka bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan penumpang untuk naik ke pesawat dengan menggunakan interkom saat mengumumkan kapan penumpang untuk berada di gerbang naik ke pesawat sesuai dengan kelas tempat duduk mereka. Para PSA juga membantu penumpang berkebutuhan khusus seperti penumpang yang menggunakan kursi roda untuk menaiki pesawat.

Baca juga: Ini Dia, Para Pekerja Ground Support System di Bandara

Berkomunikasi yang baik adalah kuncinya karena, mereka berfungsi sebagai layanan pusat komunikasi utama di bandara. Menyapa dan memberikan segala informasi kepada penumpang dari hal kecil sampai yang penting. PSA juga bertanggung jawab atas beberapa tugas terkait keamanan.