India Ciptakan Lokomotif yang Bisa Tembus Banjir

Sumber: DNA India

Pada pemberitaan yang lalu, pernah dibahas tentang kenapa kereta api yang disarankan untuk tidak menerjang banjir. Kali ini sebuah inovasi hadir dari Negeri Bollywood, India dimana jaringan perkeretaapiannya tengah mengembangkan sebuah lokomotif yang mampu menerjang banjir, bahkan dengan ketinggian 12 inchi (sekitar 30 cm). Tentu saja selain menuai decak kagum dari sejumlah golongan, namun sempat tersirat sedikit ketakutan ketika kereta semacam ini diciptakan dan tetap mengular menerjang banjir.

Baca Juga: Kenapa Kereta Tidak Bisa Menembus Rel Yang Tergenang Banjir? Ini Dia Jawabannya!

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman MumbaiMirror.com (11/6/2018), lokomotif yang tengah dikembangkan oleh Central Railways ini nantinya akan ditugaskan untuk menarik rangkaian kereta lokal maupun jarak jauh yang terdampar di tengah banjir. Dengan dioperasikannya kereta ini kelak, maka sudah tidak ada lagi cerita kereta yang terjebak akibat banjir, karena selama ini jika terjebak bajir, kererta akan berhenti hingga genangan air yang menutupi rel surut.

Manajer Kereta Api Central Railways Divisi Mumbai, SK Jain mengatakan bahwa kereta kerap bermasalah setiap habis terendam banjir. “Sebut saja air yang masuk ke dalam motor traksi di bagian bawah mesin, hal ini dapat menyebabkan gagal mesin,” ujarnya. Modifikasi tingkat lanjut memang dibutuhkan agar air tersebut tidak masuk dan menggenangi motor traksi. Tidak hanya itu, pada kereta baru ini pun turut disematkan pula sensor yang setiap saat akan memantau suhu dari motor dan mengirimkannya ke masinis.

Pihak Central Railways sendiri mengaku uji coba akan lokomotif ini telah rampung dan kereta tengah berada di Gudang Lokomotif Kurla, “Siap untuk beroperasi, dan inovasi ini akan membantu perkeretaapian India untuk menyelesaikan permasalahan yang terus berulang,” ungkap salah satu pejabat di Central Railways.

Baca Juga: 165 Tahun Kereta Api Mengular di Rel India

Seperti yang sudah disebutkan di atas, inovasi semacam ini memang terdengar mampu mengentaskan masalah ketika musim penghujan tiba, namun ada satu kekhawatiran yang timbul ketika sebuah kereta teus mengulat menerjang banjir, yaitu bagaimana semisal banjir menutupi kerusakan jalur atau ‘menyembunyikan’ rintangan besar yang bisa saja menghambat laju kereta api? Tentu hal seperti ini bukan tidak mungkin terjadi walaupun tingkat kemungkinannya kecil, bukan? Jadi inovasi ini dapatkah mengentaskan lebih dari satu masalah tanpa harus menghadirkan masalah lainnya?