Di Bui 18 Minggu, Sopir Taksi Ini Punya 200 Foto Celana Dalam Wanita di Ponselnya

Ilustrasi memfoto celana dalam wanita

Seorang warga Singapura yang berprofesi sebagai sopir taksi harus mendekam di dalam penjara selama 18 minggu, terhitung mulai 3 Juli 2018. Pangkal musababnya, pria yang diketahui bernama Samuel Ng Key Chai tersebut melakukan tindakan asusila pada wanita.

Baca juga: Telanjang Bulat, Wanita Ini Bikin Heboh Stasiun MRT Singapura

KabarPenumpang.com melansir dari laman straitstimes.com (3/7/2018), pria berusia 50 tahun tersebut dipenjara karena melakukan tindakan kriminal dalam bentuk memfoto 200 celana dalam wanita dari setidaknya 15 wanita. Salah satu korban merupakan penumpangnya sendiri. Dia di bui setelah mengaku bersalah atas enam tuduhan menghina kesopanan seorang wanita.

Sedangkan sembilan tuduhan lainya dengan pelanggaran serupa dipertimbangkan selama masa hukuman. Chai diketahui melakukan tindakannya untuk pertama kali sekitar pukul 10.37 dan 11.43 waktu setempat pada 3 Maret 2017 lalu.

Dari situ Chai mendapatkan 100 foto celana dalam dari lima orang wanita di sebuah pusat perbelanjaan. Wakil Jaksa Penuntut Umum Houston Johannus mengatakan, setelah dari pusat perbelanjaan, Chai dua jam kemudian mengemudikan taksinya dan mendapat penumpang wanita yang menggenakan rok.

Tak lama dirinya meletakkan ponsel dengan kamera menghadap dirinya kemudian menekan tombol volume ponsel. Dari aksinya, Chai mendapat 18 foto celana dalam penumpangnya tanpa diketahui.

Kemudian dirinya pergi ke pusat perbelanjaa Great World City di Kim Seng Road sekitar pukul 15.00 waktu setempat dan seorang petugas keamanan melihat Chai berperilaku mencurigakan. Petugas tersebut memperhatikan saat Chai memegang ponsel dan mengarahkan kameranya ke atas sambil berjongkok disebelah wanita yang asik belanja.

Chai meletakkan ponselnya di bawah rok wanita tersebut selama beberapa detik sebelum berpindah ke wanita lain. Petugas keamanan kemudian mengikuti Chai dan melihat tindakan yang sama pada dua wanita lainnya secara berurutan.

Dia kemudian mendekati Chai dan menahannya sebelum melapor pada polisi. Chai yang tidak didampingi pengacara saat itu mengatakan kepada Hakim Distrik Kessler Soh, bahwa dirinya sangat menyesal.

Chai memohon keringanan dan mengatakan tidak melihat gambar yang di ambilnya serta mengklaim bahwa melihat pakaian dalam wanita akan memberi nasib buruk. Saat perusahaan ComfortDelGro ditanyakan, petugas komunikasi Tammy Tan mengatakan, Chai tidak lagi bekerja di perusahaannya.

Baca juga: Spektakuler! Penumpang Ini Jemur Celana Dalam di Pendingin Kabin Pesawat

“Penumpang wanita yang merasa terancam dengan cara apapun harus segera menghubungi seseorang melalui ponselnya. Jika permintaan diabaikan, mereka bisa membuka jendela dan memberi sinyal bantuan,” ujarnya.

Diketahui, untuk setiap penghinaan yang menghina kesopanan seorang wanita, Chai bisa dipenjara hingga satu tahun dan didenda.