Books On a Bus, Perpustakaan Mobile yang Sambangi Daerah Berpenghasilan Minim

Sumber: istimewa

Nampaknya kalimat “Buku Adalah Jendela Dunia” tidak akan lekang oleh waktu, kendati perkembangan jaman sudah membawa banyak kemudahan bagi siapa saja yang hendak mencari informasi. Kuatnya jargon tersebut sampai-sampai mendorong sejumlah kreatif untuk memberdayakan moda transportasi sebagai perpustakaan berjalan. Semisal di Indonesia ada Kereta Pustaka, maka lain halnya dengan yang ada di Negeri Paman Sam.

Baca Juga: Kereta Pustaka Indonesia – Cerdaskan Bangsa di Usianya yang Senja

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman dnj.com (1/6/2018), sekolah bernama Murfreesboro City School meluncurkan bus yang dialihfungsikan menjadi sebuah perpustakaan berjalan bernama Books On a Bus (BOB) pada Kamis (31/5/2018) kemarin. Sebelumnya, bus dengan kapasitas 86 penumpang ini dioperasikan sebagai moda untuk mengangkut anak-anak sekolah pada tahun 2017 yang lalu.

Sumber: dnj.com

Bermodalkan dana sebesar US$40.000 atau yang setara dengan Rp565,6 juta, salah satu direksi dari Murfreesboro City School Linda Gilbert lalu mentransformasikan bus ini menjadi sebuah perpustakaan keliling dalam jangka waktu dua setengah bulan saja.

Mengusung visi untuk menjangkau para pembaca, BOB lalu tidak hanya diam saja di satu titik dan menunggu para peminat baca datang menghampirinya, melainkan bus ini terus melakukan mobilitas setiap harinya dan melakukan sejumlah pemberhentian. Diketahui bus perpustakaan ini melakukan pemberhentian 15 kali dalam seminggu di komplek-komplek dan apartemen di beberapa kota dengan penghasilan warganya yang bisa dibilang rendah.

Sekitar 1000 buku dipamerkan dalam bus ini, mulai dari buku untuk anak berusia dua tahun hingga kelas 6 SD dapat ditemukan di sini. Uniknya, para pengunjung tidak hanya dapat membacanya ditempat, melainkan dapat membawanya pulang.

Baca Juga: Nunggu Bus di Halte ini Bisa Bikin Tambah Pintar, Lho!

Pihak penyedia layanan mengatakan bahwa musim panas merupakan waktu yang krusial bagi para pelajar, terutama bagi mereka yang tidak mengambil program pendidikan semasa waktu liburan panjang tersebut. Sebuah studi menunjukkan bahwa libur musim panas merupakan celah bagi setiap pelajar untuk menurunkan kebiasaan ‘bersentuhan’ dengan dunia akademis, dan hal tersebutlah yang coba diberantas oleh bus perpustakaan BOB ini. Inspiratif ya!