Anda Malu Ngorok di Angkutan Umum? Begini Cara Mengatasinya!

Tidur di kendaraan umum karena perjalanan yang cukup memakan waktu dan melelahkan sudah jadi hal yang lumrah. Namun bagaimana kala tidur Anda terkombinasi dengan suara mendengkur atau mengorok? Bila pancaran suara ngorok cukup keras tentu saja akan mengganggu kenyamanan penumpang lain, dan pastinya membuat malu Si Pengorok, terlebih jika ada yang dengan iseng merekam dan mengunggahnya di sosial media.

Baca juga: Tips Kenalan “Ampuh” di Moda Transportasi, Intinya Tidak Boleh Dipaksakan!

Sebenarnya, tidur ngorok berarti tidur Anda tidak nyenyak karena suara yang ditimbulkan berasal dari aliran udara saat bernafas tidak lancar alias terhambat. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai sumber, ternyata banyak masyarakat yang penasaran penyebab tidur ngorok dan ada juga yang beranggapan tidur ngorok berkaitan dengan penyakit.

Memang beberapa mengatakan, orang mengorok sebenarnya tidak semua karena penyakit, melainkan terkait dari masalah sederhana yang tidak berbahaya dan akhirnya harus ditangani dokter. Penyebab orang mengorok bisa dikarenakan struktur mulut, memiliki pangkal lidah yang tebal akan beresiko tidur ngorok karena saluran udara menjadi sempit.

Orang obesitas atau kelebihan berat badan pun bisa menjadi ngorok karena jaringan di bagian belakang tenggorokan menghambat aliran udara. Minuman alkohol pun bisa menjadi penyebabnya bila dikonsumsi terlalu banyak. Jika Anda memiliki penyakit sinusitis dan amandel bisa juga menyebabkan tidur ngorok, sebab saluran pernafasan terganggu karena hidung tersumbat atau saat amandel membengkak.

Namun, tidak perlu khawatir, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar saat tidur dalam moda transportasi Anda tidak mengorok. Berikut ini ada beberapa hal yang bisa mencengah agar Anda tidak mengorok.

Baiknya atur posisi tidur Anda, buat kepala tetap tegak. Karena mengingat posisi tidur pastinya tidak bisa dikontrol apalagi saat duduk. Anda bisa menggunakan bantal leher untuk menjaga agar kepala tidaklah nunduk dan posisi tidur aman.

Tak hanya menjaga posisi kepala, Anda juga harus terhidrasi dengan baik. Setiap kali tubuh manusia yang kekurangan cairan (dehidrasi), cairan dari bukal dan hidung menjadi lebih lengket atau kental, yang berkontribusi pada pemblokiran jalan napas dan suara mendengkur keras. Minum banyak cairan akan menghindari hal ini terjadi. Asupan cairan harian yang direkomendasikan adalah sekitar 2,5 liter untuk pria dan 2,0 liter untuk wanita.

Bila kursi Anda cukup luas untuk berbaring, pastikan tidak terlalu tidur telentang. Sebab saat Anda berbaring, lidah bisa mundur kebelakang dan memblokir saluran udara yang menyebabkan Anda ngorok.

Baca juga: Kentut di Tempat Umum Ternyata Ada Aturannya!

Saat naik pesawat, Anda mungkin tidak ingin duduk tegak selama penerbangan tiga jam atau lebih. Namun, Anda perlu mengetahui bahwa semakin Anda berbaring, maka semakin mungkin Anda akan mendengkur.