2018 Dipercaya Sebagai Tahun Gemilang Untuk Dunia Aviasi Global

Nampaknya dunia aviasi global akan dihiasi oleh sejumlah kejutan pada tahun 2018 ini. Bagaimana tidak, banyak negara dari seluruh penjuru dunia seakan berbondong-bondong untuk membenahi, merevisi ulang sumber energi, hingga membangun bandara baru yang dijadwalkan rampung pada tahun ini. Diharapkan, perubahan besar-besaran di sektor aviasi ini dapat meningkatkan pelayanan kepada para penumpangnya dan dapat secara aktif turut serta dalam usaha mengentaskan masalah polusi yang kian hari kian ‘memekat’ ini.

Baca Juga: Empat Bandara di Belanda Bersiap Manfaatkan Energi Angin

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman airport-technology.com (18/1/2018), meningkatnya permintaan terhadap perjalaan udara membuat otoritas di Negeri Tirai Bambu, Cina memutuskan untuk membangun dua bandara baru yang dapat mengimbangi tingginya permintaan tersebut. Adapun bandara tersebut berlokasi di Songyuan, Jilin Province dan satunya lagi berlokasi di Heilongjiang Province yang bernama Jiansanjiang Wetlands Airport.

Sedangkan Cina tengah disibukkan dengan kedua bandara barunya, Bandara Heathrow di Inggris sedang berusaha untuk meningkatkan kapasitas bandara yang meraih predikat sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia ini. Menurut jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya, otoritas setempat mengatakan bahwa keputusan untuk menambah satu landas pacu tambahan akan jatuh pada tahun  2018 ini.

Tidak hanya itu, melalui Steve Landells, spesialis keselamatan penerbangan di British Airline Pilot’s Association (Balpa) mengatakan bahwa asosiasi tersebut mendukung sepenuhnya pengumuman yang dilontarkan oleh otoritas setempat mengenai pendaftaran drone yang memiliki massa lebih dari 250kg. Langkah ini rencananya akan mulai diterapkan pada awal tahun 2018, meyusul serentetan kecelakaan yang melibatkan pesawat berawak dan drone. Menurut laporan, sebanyak 81 kasus tabrakan yang terjadi di Inggris selama periode 2017 kemarin.

Lain cerita dengan yang dihadapi oleh empat bandara di Belanda yang berada di bawah pengelolaan Royal Schiphol – Schiphol, Rotterdam The Hague Airport, Eindhoven Airport, dan Lelystad Airport yang akan mulai menggunakan energi terbarukan dari perusahaan asal Rotterdam, Eneco. Rencananya, perusahaan yang berdiri sejak 1995 ini akan memasok listrik di empat bandara tersebut dengan total 220 gigawatt yang akan terus bergulir hingga 15 tahun ke depan.

Pada tahun 2020, semua energi akan datang dari peternakan angin baru yang dijalankan oleh Eneco. Langkah tersebut terkait dengan rencana pemerintah pusat Belanda agar Negara Kincir Angin tersebut dapat mengurangi emisi gas rumah kaca menjadi nol pada tahun 2050 kelak.

Baca Juga: Jelang Olimpiade Musim Dingin 2018, Bandara Incheon Buka Terminal 2

Beralih ke Asia, dimana Negeri Ginseng, Korea tengah mempersiapkan pagelaran Olimpiade Musim Dingin 2018 yang jatuh pada Bulan Februari dengan memberikan sentuhan akhir pada Terminal 2 baru di Bandara Internasional Incheon.

Beberapa waktu ke belakang, publik dunia sempat dibuat terkesima dengan kehadiran sejumlah robot di bandara ini yang akan bersanding dengan manusia dalam melancarkan pesta olahraga internasional empat tahunan tersebut. Rencananya, Terminal 2 baru di Bandara Incheon rampung pada Januari 2018.